Universitas Brawijaya’s Commitment to Sustainability and Environment
Universitas Brawijaya (UB), yang berlokasi di Malang, Indonesia, telah memantapkan dirinya tidak hanya sebagai pusat keunggulan akademik tetapi juga sebagai pemimpin dalam keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan. Didirikan pada tahun 1963, UB secara konsisten mengintegrasikan praktik berkelanjutan ke dalam kerangka pendidikannya, menyoroti peran penting universitas dalam menumbuhkan budaya tanggung jawab lingkungan.
1. Inisiatif Kampus Berkelanjutan
UB telah melaksanakan berbagai inisiatif yang bertujuan untuk menghijaukan kampusnya. Universitas menekankan pentingnya infrastruktur berkelanjutan melalui bangunan dan fasilitas ramah lingkungan. Banyak gedung di UB dirancang dengan sistem hemat energi, termasuk pencahayaan LED, pengatur suhu cerdas, dan bahan insulasi tinggi untuk mengurangi konsumsi energi.
Selain itu, program penanaman pohon ekstensif telah diterapkan, dengan ribuan pohon ditanam di seluruh wilayah kampus. Hal ini tidak hanya meningkatkan keanekaragaman hayati tetapi juga meningkatkan kualitas udara dan memberikan keteduhan, menciptakan lingkungan yang lebih menyenangkan bagi mahasiswa dan dosen.
2. Penggunaan Energi Terbarukan
Aspek penting dari komitmen UB terhadap keberlanjutan adalah investasinya pada sumber energi terbarukan. Universitas telah memasang panel surya di berbagai lokasi, memanfaatkan sinar matahari untuk menghasilkan listrik dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Transisi ke energi yang lebih bersih merupakan bagian dari tujuan UB untuk menjadi lebih netral karbon dan secara aktif memerangi perubahan iklim.
Integrasi energi surya dilengkapi dengan program pendidikan yang mengajarkan siswa pentingnya energi terbarukan dan bagaimana menerapkan solusi ini di masa depan.
3. Penelitian dan Inovasi Lingkungan
UB mempromosikan penelitian mutakhir di bidang keberlanjutan dan ilmu lingkungan. Anggota fakultas dan mahasiswa didorong untuk terlibat dalam kegiatan akademis yang mengatasi masalah lingkungan yang mendesak. Universitas ini menampung beberapa pusat penelitian yang berfokus pada studi ekologi, termasuk Pusat Mitigasi Bencana dan Pusat Penelitian Hutan Tropis.
Pusat-pusat ini tidak hanya memajukan pengetahuan ilmiah tetapi juga mendorong kolaborasi dengan komunitas dan organisasi lokal. Pendekatan ini memungkinkan penerapan praktis dari temuan penelitian, memastikan bahwa solusi didasarkan pada realitas yang dihadapi masyarakat Indonesia.
4. Keterlibatan dan Penjangkauan Masyarakat
UB mengakui bahwa keberlanjutan tidak hanya mencakup kampus dan masyarakat sekitar. Universitas secara aktif berpartisipasi dalam program penjangkauan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu lingkungan. Siswa sering kali terlibat dengan sekolah dan kelompok masyarakat setempat, mengadakan lokakarya tentang topik-topik seperti pengelolaan limbah, konservasi, dan praktik pertanian berkelanjutan.
Program-program ini memberdayakan anggota masyarakat dengan pengetahuan dan sumber daya untuk menerapkan gaya hidup yang lebih berkelanjutan, memperkuat gagasan bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama.
5. Program Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah
Pengelolaan sampah yang efektif merupakan landasan praktik keberlanjutan UB. Universitas telah membentuk sistem pemilahan sampah yang komprehensif, mempromosikan daur ulang dan pengomposan untuk meminimalkan sampah di TPA. Kampanye pendidikan memberikan informasi kepada siswa dan staf tentang metode pembuangan limbah yang benar dan pentingnya mengurangi plastik sekali pakai.
UB juga bekerjasama dengan otoritas pengelolaan sampah setempat untuk meningkatkan kemampuan daur ulang, memastikan bahan-bahan yang dapat didaur ulang diproses dengan benar. Inisiatif ini tidak hanya membantu menjaga kampus yang lebih bersih namun juga mengurangi jejak lingkungan UB.
6. Pertanian Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan
UB telah membuat kemajuan dalam mempromosikan praktik pertanian berkelanjutan melalui Fakultas Pertaniannya. Upaya penelitian dan pengembangan berfokus pada teknik pertanian organik, rotasi tanaman, dan pengelolaan hama terpadu, yang meminimalkan dampak berbahaya terhadap lingkungan sekaligus menjamin keamanan pangan.
Universitas juga mengoperasikan taman kampus yang memasok produk segar untuk kafetaria. Model ini tidak hanya mendukung keanekaragaman hayati lokal tetapi juga mendidik siswa tentang pentingnya sistem pangan berkelanjutan dan kebiasaan makan yang sehat.
7. Transportasi Ramah Lingkungan
Untuk mengurangi emisi karbon yang terkait dengan transportasi, UB menganjurkan pilihan perjalanan ramah lingkungan. Universitas mendorong bersepeda dengan menyediakan rak dan jalur sepeda untuk mahasiswa dan karyawan. Selain itu, UB telah memperkenalkan layanan antar-jemput yang beroperasi dengan kendaraan rendah emisi, mempromosikan carpooling dan mengurangi penggunaan mobil individu.
8. Sertifikasi dan Penghargaan Keberlanjutan
Komitmen Universitas Brawijaya terhadap keberlanjutan telah diakui melalui berbagai sertifikasi lokal dan internasional. Lembaga ini telah menerima penghargaan atas praktik ramah lingkungan yang inovatif dan perannya dalam mempromosikan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Pengakuan ini memperkuat reputasi UB sebagai universitas terkemuka yang terlibat dalam aksi lingkungan hidup yang positif, memotivasi perbaikan berkelanjutan dan inovasi dalam keberlanjutan.
9. Integrasi Kurikulum Keberlanjutan
Keberlanjutan dijalin dalam jalinan kurikulum UB. Kursus di berbagai disiplin ilmu menggabungkan etika lingkungan, prinsip keberlanjutan, dan ekologi ke dalam kerangka kerja mereka. Dengan mengintegrasikan isu-isu dunia nyata ke dalam silabusnya, UB mempersiapkan lulusannya untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan di bidangnya masing-masing.
Pendekatan holistik UB terhadap pendidikan memastikan bahwa semua mahasiswa, apapun jurusannya, memahami dampak lingkungan dari karir masa depan mereka dan diperlengkapi untuk mengambil tanggung jawab untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
10. Tujuan Keberlanjutan di Masa Depan
UB telah menetapkan tujuan ambisius untuk masa depan, dengan tujuan melakukan perbaikan berkelanjutan dalam inisiatif keberlanjutannya. Investasi lebih lanjut dalam teknologi berkelanjutan, meningkatkan kemitraan masyarakat untuk proyek lingkungan hidup, dan memperluas upaya penelitian merupakan bagian dari visi strategis universitas.
Komitmen untuk menumbuhkan budaya keberlanjutan tidak hanya meningkatkan lingkungan belajar di UB tetapi juga menempatkan universitas ini sebagai universitas terdepan dalam pengelolaan lingkungan hidup, membuka jalan bagi masa depan yang lebih hijau bagi Indonesia dan sekitarnya.

